sehari tanpa dia bukannya membuatku kehilangan, tapi malah menjadi angin segar buatku. aku bisa menjalani 1 hari yang indah di sekolah...
sampai sekarang dia masih mengingatku...dia tak pernah lupa mengirimiku ucapan selamat ulang tahun tiap tahunnya...menanyakan kabarku suatu waktu...atau sekedar menyapa di waktu liburan...
tapi, aku sudah tidak ingat lagi kapan hari ulang tahunnya...aku tidak ingat lagi apa yang dia suka...aku juga tidak ingat lagi dimana dia tinggal...
yang paling kuingat hanyalah keegoisannya terhadapku selama kami berteman...
mungkin dia tidak salah, karena waktu itu kami masih anak SD...sifat belum terbentuk benar...tapi pengaruhnya padaku tertanam dengan dalam.
sekarang, aku seperti melihat dirinya dalam diriku...
aku yang egois...keras kepala dan tidak pernah bisa mengerti dengan baik bagaimana perasaan orang lain...terutama perasaannya...
aku seperti anak kecil yang membuatnya lelah...
sedetik aku tertawa ceria, sedetik kemudian aku terdiam seperti batu karena marah...
suatu saat...
apa dia akan seperti diriku dan teman SD ku itu...?
apa dia akan melupakan hari ulang tahunku...? kesukaanku...? suaraku...?
Luv,
maafin ade...